Tanggal 4 agustus 2018 itu hari saya pergi bersama teman-teman saya. untuk bermain di tempat wisata pabangbon,leuwiliang bogor. Dari tangerang menuju kesana membutuhkan waktu perjalanan yang cukup jauh dan jalannya susah di lewati. Saat jam 5 pagi saya pergi kesana dan sampai disana sekitar jam 8 pagi. Cukup melelahkan perjalanan menggunakan motor karena jaraknya 56 km dari tangerang. Yah saat kami berangkat kami sempat singgah di alfamart sebentar untuk memberi makan dan minum untuk melanjutkan perjalanan.
Sudah beberapa lama kami tidak ngumpul-ngumpul karena banyaknya kesibukan kami yang kami jalanin masing-masing. seperti kerja,kuliah. itu yang membuat kami memutuskan untuk pergi dan berkumpul bersama-sama meskipun kami memiliki kesibukan masing-masing tetapi kami harus berkomunikasi satu sama lain.
Setibanya kami sampai. kami terpukau dengan keindahan alam yang indah di sana melihat banyak pemdandangan bagus dan menikmati permainan di tempat wisata. Disana kita hanya banyar sekitaran rp15.000 rupiah untuk masuk ke tempat wisata. Tetapi setiap kami bermain wahana akan di kenakan biaya tambahan. Meskipun begitu ada manfaat tersendiri karena tidak cuman main wahana saja tetapi ada yang memfoto dengan kamera DSLR sehingga foto-foto wisata pabangbon akan terlihat bagus dan menarik.
Kami bermain wahana ayunan pabangbon saat pertama kali kami sampai. disana terasa deg-degan karena tingginya ayunan tersebut dan hanya memakai sabuk pengaman saja.
Lalu yang kedua kami bermain sepeda gantung pabangbon. ini sangat seram sekali kita menggoes sepeda hingga ketengah tengah hanya memakai sabuk pengaman dan itu membuat saya ngeri, tetapi hasil jepretannya sangat menarik.
Dan terakhir saya bermain flying fox. permainan ini yang saya sukai karena sangat menantang adrenalin saya meluncur dengan kecepatan hahahaha..
Oh iyah kami pergi 4 orang dengan membawa 2 motor. Kami di pabangbon sampai jam 12 siang dan istirahat sejenak karena kami kelelahan. dengan perjalanan yang lama dan tanjakan yang terlalu tinggi membuat kami lelah.
Disana kami juga makan di warung tenda, makan indomie dan bakso. yang penting perut terisi dan engga kosong. jadi kami bisa jelajahi apa lagi yang menarik buat kami kunjungi lagi.